Trotoar Beralih Fungsi, Pemkot Bogor Tindak Tegas PKL dan Angkot Nakal

By Admin


Dok. Pemkot Bogor

nusakini.com, Pemerintah Kota Bogor melakukan penertiban gabungan terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang menempati fasilitas umum pada Jumat (23/10/2026). Langkah penataan kawasan ini melibatkan personel Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta aparat kewilayahan setempat.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota, Jenal Mutaqin, turun langsung untuk memimpin operasi tersebut. Keduanya memantau kondisi lapangan dengan berjalan kaki melintasi rute Pasir Jaya, Paledang, Stasiun Bogor, hingga tiba di Balai Kota.

Dalam inspeksi ini, para pimpinan daerah menemukan sejumlah trotoar dan jalur hijau yang beralih fungsi menjadi area niaga. Dedie segera menginstruksikan jajarannya untuk menertibkan lapak agar area pejalan kaki kembali terbuka.

"Jangan di sini atuh, ini kan buat orang jalan," ujar Dedie saat memberikan teguran di lapangan. Ia menambahkan bahwa pejalan kaki terpaksa turun ke jalan raya akibat akses tertutup, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan warga.

Temuan lain di lokasi mencakup adanya dugaan penyalahgunaan instalasi listrik oleh para pedagang. Sebuah meteran listrik resmi terpantau terpasang secara tidak wajar di area tembok dekat kantor PLN setempat.

Dedie langsung meminta kehadiran petugas instansi terkait untuk segera mengeksekusi pemutusan sambungan tersebut. "Ada petugas PLN enggak ini yang bisa langsung menertibkan? Jangan seperti ini terus atuh," tegasnya kepada aparat yang mendampingi.

Selain menyasar PKL, rombongan juga menertibkan sejumlah angkutan kota (angkot) dan sepeda motor yang diduga melakukan parkir liar. Dedie menginstruksikan pengecekan dokumen bagi kendaraan bermotor yang sengaja ditinggalkan pengemudinya hingga memicu kemacetan panjang.

"Coba periksa itu angkot usia berapa tahun, kelengkapan dokumennya bagaimana," tutur Dedie kepada petugas. Rangkaian agenda penertiban ruang publik ini kemudian dipungkasi dengan perjalanan menuju area Alun-Alun Kota Bogor. (*)